Malam lalu

Semburat cahaya bulan di sela jendela

Bersama gelegar sang petir

Menyiratkan dunia fana’

Memunajatkan do’a pada illahi

bersama dingin yang menyeruak

dalam alam runyam lalu

Advertisements

(Bukan) Hanya

Tersentak pun enggan

Terusik pun meniada

Ter kapar pun tak menghirau

Aku pun hanya berharap,

Menari di bawah hujan tanpa peneduh di bawah langit kelabu

Berucap tanpa nada

Tapi terusik sukma tak terduga

Dalam rimbun bambu

3 tahun lalu

 

Kau tahu ?

Aku bukan penggemar kesunyian

Aku hanya rindu

 

Tentang hujan

Ini tentang kenapa aku enggan berteduh

Aku ingin menari di bawahnya

Di bawah hujan

Di mana semua kenangan turun bersama setiap tetes  airnya

Di mana ia selalu membekas di tanah

Di mana aku hanya ingin menjadi sosok berharga dalam kenangan itu

Dalam kenangan yang tak pernah pudar